Sindrom malam sabtu

Ya tuhan akhir-akhir ini saya merasa sangat cepat terbawa emosi dan mungkin terlalu frontal. Terkadang saya merasa menyesal setelah berbicara dengan seseorang, terkadang saya merasa jahat. Yah memang saya orang yang tidak suka basabasi, sehingga ketika dihadapkan pada kondisi harus berbasabasi saya seringkali merasa kikuk. Hahaha konyolah rasanya (dan di dunia kerja saya banyak mendapati kondisi penuh kebasabasian), Juga ketika ada orang yang mencoba berbasabasi dengan saya, anehlah rasanya. Tidak suka. Kalau kata seorang teman lulusan TL yang baru bekerja bersama dan sesaat setelah untuk pertamakalinya rapat koordinasi bersama, dia mengatakan kaget karena tidak seperti yang lain saya sangat to the point. Yah begitulah saya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, diri saya apa adanya. Maaf ya teman-teman saya tidak bermaksud jahat. Saya mengatakan apa adanya yang saya rasakan, yang saya pikirkan. Saya menghargai setiap kejujuran baik dari pikiran ucapan dan juga tindakan kalian. Walaupun belum ada yang mengkritik saya secara langsung, saya menyadari bahwa ada pada diri saya yang harus diperbaiki, bukan untuk menjadi orang lain, tapi untuk lebih peka bahwa pada dasarnya tidak ada yang ingin disakiti, bahkan atas nama kejujuran. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Amin. amin..melankolis saya tampaknya sedang berlebih juga malam ini..hahaha

-mengendalikan diri sendiri lebih sulit daripada mengatur orang lain. itulah perang terbesar dalam setiap pribadi, diakui atau tidak, disadari atau tidak.

0 komentar:

Poskan Komentar