just some random thoughts this day

Saya akhir-akhir berpikir manusia tuh unik dan menarik banget ya.. semuanya punya tujuan hidup masing-masing dengan metode masing-masing dan fokus masing-masing. Berwarna banget. Nanonano kaya permen.

Ada teman yang lurus-lurus saja hidupnya. Ada teman yang mengambil jalur ekstrim mau kanan, kiri, belok-belok, terserah deh, ada juga yang fokus di akademisi, ada yang family oriented, ada yang masih bingung tapi coba jalanin apa yang didepan mata, ada yang punya segudang passion dan impian lalu biarkan hidupnya mengalir dengan dinamis, ada yang religious dari mulai yang setengah-setengah sampai ekstrim, ada yang memilih untuk mencoba jalur yang jarang orang lakukan untuk menjawab curiousitynya, macem-macem banget dan sangat menarik.


Alasannya pun menarik. Ada yang memang sudah terbentuk dari kecil, ada yang karena rasa ingin tau, ada yang karena rasa takut dan sakit, ada yang tidak mau mengambil resiko, ada yang karena pengaruh lingkungan sekitar, ada yang karena media, dan beragam jawaban lainnya yang saya dapat.


Everything comes for a reason… yaitu ingin hidup dan menghidupi hidupnya.


Yang pasti hidup cuma sekali. Setidaknya itulah yang saya tahu. Saya percaya bahwa kita-manusia adalah sebongkah, secuil, atau setitik energi di alam semesta.
Energy cannot be created or destroyed; it can only be changed from one form to another. -Albert Einstein
Kita di hidup kita dengan form kita saat ini hanya sekali. Saya rasa semua agama juga sama menyepakati ini, namun setelah form saat ini, itulah perbedaannya, tergantung percaya yang mana, berbagai agama menawarkan pilihannya untuk dipercaya.

Dengan asumsi dasar itu, ga heran jadinya dengan bermacam-macam pertimbangan yang diambil, dan tidak ada yang salah dengan pertimbangan itu semua.


Hidup cuman sekali.


Buat saya pribadi di titik ini, saya merasa diingatkan bahwa tidak ada manusia lain yang dapat menolong saya selain diri saya sendiri. Ketika saya memiliki diri saya dalam arti menghargai dan menghormati diri saya sendiri, maka di titik itulah saya dapat menghidupi hidup saya di tengah lautan manusia sebagai makhluk sosial. Jika tidak, saya hanya menjadi robot yang tenggalam dalam sistem yang dibuat oleh orang lain, tanpa “sadar” dengan apa yang saya lakukan.
It is impossible to be conscious of being unconscious.
Sebagai salah satu penyusun alam semesta, saya percaya untuk setiap aksi, ada reaksi yang sama dan berlawanan.
Fab=-Fba (Hukum ketiga Isaac Newton)
Semuanya adalah keseimbangan. Semua fisik (materi/energy) berjalan bolak balik dengan seimbang, siklus atau setara. Lahir-mati,tua-muda,besar-kecil, lambat-cepat,panas-dingin,senang-sedih,memberi-menerima,penciptaan-penghancuran, dll

Tidak ada pengecualian dan berlaku untuk semua materi dan energi termasuk manusia. Keberuntungan dan ketidakberuntungan berada dalam keseimbangannya juga. Setiap orang akan mendapatkan gilirannya masing-masing. jadiiii TIDAK ADA YANG PERLU TERLALU DIRISAUKAN DI DUNIA, jika saya bisa memahami ini.
Less assume, fight for your life.
Hidup cuman sekali.
Nikmati saja dinamikanya.




Life to the fullest :)


0 komentar:

Poskan Komentar